4 Hal yang Bikin Resolusi Tahun Barumu Gagal

Resolusi Tahun Baru

Tahun baru SELALU identik dengan resolusi tahun baru. Gimana denganmu, punya resolusi tahun baru juga? Bagus kalau kamu punya, tapi gak masalah juga kalau gak punya. Bisa jadi resolusi tahun lalu belum tercapai semua dan kamu mau lanjutin perjuangan aja dari pada bikin baru lagi dan makin numpuk.

Terlepas dari punya resolusi tahun baru atau melanjutkan resolusi tahun lalu (atau 2 tahun lalu? Hahaha, just kidding), tapi penting banget buat kita tahu apa sih yang bikin resolusi tahunan kita gagal.

Nah berikut ini ada 4 alasan basic alias mendasar yang bikin resolusimu gagal. Simak ya, siapa tahu kamu termasuk yang ngalamin!

1. Tujuanmu gak jelas.

Apakah kamu tahu dari mana goal dan targetmu berasal?
Kenapa tujuan-tujuan itu penting bagimu?
Apa yang akan berubah dari hidupmu ketika target-target itu tercapai?

Nah kalau kamu gak bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas dengan mudah, kamu mungkin perlu merenungkan ulang resolusi-resolusimu sebelum menetapkannya. Ketidakpastian tentang tujuanmu bisa menciptakan ruang untuk ketidakpedulian, kebingungan, dan jarak antara tujuan dan motivasimu. Kamu mungkin berpikir yang penting sudah menciptakan tujuan, tapi menyusun resolusi yang gak jelas bisa bikin kamu malah tertekan secara psikologis. Komponen pentingnya di sini adalah gimana kamu bisa menyelaraskan target-target dengan siapa dirimu dan apa yang ingin kamu capai.

Mau dibantu agar lebih jelas? Kamu bisa pakai ini.

2. Kamu merasa kewalahan.

Tahu gak, perubahan bisa menakutkan. Faktanya, banyak orang yang membayangkan hal-hal yang gak enak ketika harus berubah. Kamu mungkin gak tahu harus mulai dari mana, tapi pada saat yang bersamaan, kamu mungkin juga menghadapi tekanan untuk segera melakukannya.

Tekanan bisa berasal dari lingkungan, budaya, orang yang kamu cintai, dan bahkan dari dirimu sendiri! Makin lama, tekanan-tekanan ini mungkin membuatmu merasa terjebak, dan sudah capek duluan seolah bisa “melihat jalan yang panjang di depan”, apalagi kalau kamu merasa semua itu terjadi terlalu cepat. Faktor-faktor inilah yang bisa bikin kamu berhenti bahkan sebelum mulai.

Biar gak kejadian seperti itu, kamu bisa manfaatkan ini.

3. Kamu merasa gak bersemangat.

Ketika berjuang untuk resolusi tahun barumu, kamu mungkin jadi gak sabar dalam prosesnya. Kamu mungkin gak melihat tanda-tanda kemajuan, atau setidaknya gak secepat yang kamu harapkan. Kamu bahkan mungkin akhirnya ragu apakah apakah target-target itu bahkan layak untuk diperjuangkan. Ketika ini terjadi, kamu berisiko kena efek bola salju. Yaitu pada saat dihadapkan dengan rintangan saat proses mencapai tujuan itu, kamu mulai merasa tujuan itu gak lagi masuk akal untuk dilakukan atau diinginkan.

Saat berada di persimpangan jalan seperti ini, kamu bisa ambil keputusan untuk melanjutkan apa adanya, atau mengevaluasi kembali prosesmu. Keadaannya bisa jadi seperti ini: kamu sudah nyaman dalam rutinitas dan terikat pada “janji” pada dirimu sendiri bahwa target-target itu perlu dicapai. Di satu sisi, metode yang kamu pakai mungkin sudah memadai dan sebenarnya kamu hanya perlu lebih banyak waktu. Jadi gak ada salahnya untuk mencoba cari tahu mana yang membuatmu kehilangan semangat. Jika cara yang kamu pakai sudah tidak efektif, kamu selalu bisa untuk menggunakan cara lain.

Boleh coba ini supaya bisa bantu kamu lebih bersemangat.

4. Kamu belum siap untuk berubah.

Pertumbuhan bukanlah proses yang linier. Kamu bisa saja tertarik pada perubahan, tetapi apakah kamu siap? Kemungkinannya adalah, jika kamu menetapkan target baru untuk dirimu, kamu mungkin menginginkan adanya beberapa tingkat perubahan. Namun jika kamu belum dapat memikirkan dengan seksama apa, kapan, di mana, dan mengapa perubahan itu perlu terjadi, kamu pun bisa lupa memikirkan apakah kamu sudah siap.

Karena itu, tanpa sadar akhirnya kamu membuat banyak sekali alasan agar bisa terhindar dari proses menuju targetmu. Kurangnya koneksi, motivasi, dan dedikasi seperti ini tidak berarti bahwa target-target itu bukanlah wujud dari impianmu. Sebenarnya maknanya hanyalah bahwa tujuan itu bukan yang paling penting buatmu saat ini.

Jadi gimana, manakah yang jadi penyebab resolusi tahun barumu gagal?

 

Leave a Reply

WhatsApp WhatsApp us