Cara Minta Maaf ke Cowok

Minta maaf

Kamu abis berantem sama cowok dan kamu sadar kamu sudah menyakiti hatinya? Mau minta maaf tapi gak tahu caranya? Ini nih cara minta maaf ke cowok, simak ya!

Cara minta maaf ke cowok itu susah-susah gampang, karena pada dasarnya cewek dan cowok itu beda. Dan sebagai cewek, kadang kamu pengennya diayomi atau dirayu atau lebih banyak diturutin. Tapi, ada kalanya sebagai pasangan yang baik, kamu harus mengambil sikap dewasa terutama demi menjaga keharmonisan hubungan kalian.

Nah, karena susah-susah gampang itu, cara minta maaf ke cowok ada 3 tahap yang kamu harus tahu! Dalam setiap tahap, ada beberapa langkah yang harus kamu ikuti. Ingat, ini semua demi kebaikan kalian!

1. Persiapan

  1. Tunggu sampai kamu sendiri merasa lebih tenang.
    Kalau kamunya sendiri masih emosi tinggi, gak mungkin bisa meminta maaf dengan baik. Karena itu, kamu bisa bilang kalau kamu perlu waktu untuk menenangkan diri dan dibahas lagi kemudian.
  2. Tunjukkan empati.
    Coba tempatkan diri di posisinya, agar kamu mengerti apa yang dia rasakan. Jika kamu yang menjadi dia dan menerima hal yang sama, apa yang akan kamu rasakan. Ini tahap penting untuk kamu bisa meminta maaf dengan tulus, bukan sekadar “harus”.
  3. Jangan ada motif tersembunyi.
    Ini sikap pasif agresif, kamu minta maaf tapi ada motif tersembunyi atau bahkan memberikan pembelaan diri di dalamnya. Kalimat contohnya tuh “Maaf ya, aku bukan pacar yang baik untukmu”, atau “Gara-gara aku, kamu jadi sakit hati”. No, jangan ya.
  4. Cari timing yang pas dan angkat topiknya saat berdua saja.
    Setelah kamu tenang, paham, tulus, dan sudah persiapkan diri, cari timing yang tepat untuk bicara. Pastikan juga kalian sedang berdua saja dan tidak sedang terburu-buru. Mulai pembicaraan dengan misalnya,

    “Kalau ini waktu yang baik, aku mau minta maaf atas kesalahanku”.

    Tapi kalau menurut dia waktunya belum tepat, jangan maksa ya. Berikan waktu untuknya hingga dia siap membicarakannya. Katakan juga kamu mengerti dan akan menunggu hingga dia siap.

2. Menunjukkan Penyesalan

  1. Tunjukkan penyesalan atas apa yang terjadi. Tatap matanya dan katakan “maafkan aku”, lalu jelasin alasannya. Penting banget buat kamu untuk meyakinkannya kalau kamu sadar kamu sudah bikin dia sedih. Ceritakan bagaimana kamu merenungkan apa yang terjadi sehingga dia tahu bahwa kamu mendengarkan dan memikirkan perasaannya. Kamu bisa katakan “Maaf ya karena aku sudah bersikap/melakukan/…. Aku sadar tindakanku itu salah dan akibatnya aku jadi melukai perasaanmu”
  2. Ambil tanggung jawab penuh atas tindakan/kesalahanmu.
    Bisa jadi kamu sedang ada masalah sehingga keluar sikap yang tidak pas, tapi jangan langsung katakan. Itu hanya akan terdengar sebagai pembenaran dan pembelaan diri, serta menghindar dari tanggung jawab.

    Jangan katakan kalimat seperti “aku lagi bete banget banyak masalah”, tapi katakan “Maaf ya, aku tidak seharusnya bersikap seperti itu ke kamu”. Udah cukup. Ambil tanggung jawab penuh dengan mengakuinya dan jika dia ingin tahu apa alasannya, kamu bisa jelaskan.
  3. Terima konsekuensi yang ada.
    Kamu bisa katakan “Aku ngerti kalau kamu jadi sulit untuk mempercayai aku lagi” atau “Aku paham kalau kamu belum bisa memaafkan aku”. Itu artinya kamu menujukkan kalau kamu mikirin ada dampak dari tindakanmu.

3. Melanjutkan Hubungan

  1. Sarankan perbaikan.
    Tahap ini mungkin gak berlaku untuk masalah sepele, tapi bisa jadi perlu untuk masalah yang lebih serius. Kamu bisa langsung nyatakan apa yang akan kamu lakukan atau tanyakan apa yang bisa kamu lakukan untuk memperbaiki keadaan, lalu dengarkan pendapatnya.
  2. Berikan dia kesempatan untuk bicara.
    Usahakan permohonanmu singkat dan manis, sehingga tidak memicu masalah lain. Dengan demikian, ada banyak ruang untuk dia menanggapi permintaan maafmu. Permintaan maaf yang baik itu dialog, bukan monolog.
  3. Cobalah untuk bersikap tidak defensif.
    Bisa jadi dia belum maafin kamu. Jadi, kalau dia merespon dengan cara yang tidak kamu harapkan, tetaplah tenang. Dengarkan dan tunjukkan penyesalan yang lain (kalau perlu), tapi jangan mengubah permohonan maafmu menjadi argumen yang lain.
  4. Lanjutkan hubungan dan jangan ungkit-ungkit.
    Jika permohonan maafmu sudah diterima, jangan ungkit atau bahas-bahas lagi. Cowok biasanya lebih nyaman ketika satu hal sudah selesai, langsung lanjutkan hubungan kalian. Jadi jangan ungkit lagi, kecuali terjadi masalah yang sama.

4. Tambahan: pakai alat bantu

  1. Pasang lagu romantis dari playlist kalian sebagai backsound pendukung. Ini memungkinkan jika kamu meminta maaf sambil dalam perjalanan di mobil atau bicara berdua di rumah.
  2. Bawakan kartu berisi permintaan maafmu. Bisa jadi kamu kesulitan merangkai kata-kata secara langsung, tapi bisa kamu lakukan lewat tulisan. Meski kamu tetap perlu minta maaf secara langsung, tapi dengan adanya kartu, kamu bisa memulai tanpa membuat suasana jadi tidak nyaman.
  3. Ajak ke tempat yang tenang dengan suasana nyaman. Minta maaf gak harus di tempat yang private banget, yang penting kalian punya space yang nyaman untuk bicara berdua dengan fokus dan tenang. Hindari cafe yang padat pengunjung atau ramai dengan musik.
  4. Bawakan makanan kesukaannya dan bungkus rapi dalam paper bag cantik. Tunjukkan usaha yang lebih dengan bawain makanan dengan kemasan yang cantik.

Leave a Reply

WhatsApp WhatsApp us